Thursday, February 7, 2013

Avatar - Living things on the planet Pandora


Teman, kalian sudah pernah nonton film Avatar kan?, gimana... lupa ya??
kalo lupa aku ingatkan sedikit. Avatar adalah film Hollywood yang disutradarai oleh James Cameron. Yang mengkisahkan suatu konflik di suatu satelit alami (planetoid), bernama Pandora. Pandora adalah suatu satelit alami daripada planet Polypheus yang layak huni, yang memiliki keanekaragaman hayati yang cukup kompleks, yang mampu menunjang kehidupan yang ada di dalamnya. Tingkat kehidupan di dalam Pandora telah mencapai ke suatu tingkatan "Tribal Stage", atau masuk dalam peradaban kesukuan.

Meskipun Avatar termasuk dalam kategori film science fiction, namun membuat imajinasi pemirsa terbang tinggi, membentuk suatu spekulasi baru, sehingga bermunculan pradugaan sederhana dari masyarakat awam penyuka film Avatar.


Pada kesempatan ini, Jhonna Studio ingin berbagi informasi seputar kehidupan di planet Pandora. Mari kita telusuri bersama-sama.

Pandora
Pandora terlihat melintasi orbitnya, berevolusi
terhadap Polypheus
Pandora adalah salah satu satelit alami (dari ketiga belas lainnya), yang berevolusi terhadap planet Gas Raksasa, yaitu Polyphemus. Ukuran Pandora kurang lebih sama dengan Bumi, namun gravitasi di Pandora lebih ringan dibanding di bumi. Berbeda dengan planet pusat orbitalnya yang tak berkehidupan, Pandora berada pada posisi yang tepat sebagai tempat berkehidupan. Selain berevolusi pada Polyphemus, Pandora ini juga ikut berputar (bersama Polypheus) pada orbit Alpha Centauri A (Pusat Tata Surya orbital Polyphemus)


Wednesday, February 6, 2013

Ilmuwan VS Agamawan



Para ilmuwan dunia berspekulasi, bahwa alam semesta kita, sampai saat ini terus berkembang. Mengembangkan dirinya, memperluas dimensi, dan melakukan pembentukan embrio-embrio baru, bagi kelahiran galaksi-galaksi baru, konstalasi bintang-bintang baru, dan juga segenap benda-benda angkasa yang melengkapinya. Kemungkinan besar, alam semesta juga melahirkan kehidupan-kehidupan baru, sebagai pengelola habitat-habitat baru yang telah terbentuk, dengan sitem yang berkesinambungan.

Namun tak pelak, teori baru kontoversial ini di sanggah oleh para agamawan konservatif yang notabene menganggap diri mereka berdiri di dasar yang kuat dan "paling" benar. Kaum agamawan ini membantah keras pernyataan para ilmuwan tersebut. mereka bersikukuh pada ajaran agama, yang mengatakan bahwa semesta adalah konsisten dan tetap pada posisinya, apa adanya dan tidak ada yang berubah, sesuai ketentuan kalimat-kalimat suci, yang tertuang dalam dokumen-dokumen suci. Paradigma lama ini, membuat agamawan menjadi kaum yang kolot, dan ortodok yang tidak mau menerima kemungkinan-kemungkinan baru.

Friday, February 1, 2013

Extraterrestrial Animal (Hewan Luar Planet Bumi) - Part III

Hai, sobatJhonna and alfaLovers...
kali ini JhonnaStudio ingin memposting beberapa hewan luar bumi, yang berhasil diperoleh dari penjelajahan alam semesta...

pada ekspedisi kali ini, JhonnaStudio berhasil mendokumentasikan beberapa satelit alam, yang ternyata secara alamiah dapat menyediakan tempat hidup bagi makhluk-makhluk yang ada di dalamnya...
dan inilah dia, makhluk yang berhasil hidup ditengah perkembangan evolusi, dalam lingkungan hidup satelit alami...



Cockfurry benandotrop
Furry, termasuk dalam klasifikasi reptilia peralihan menuju mamalia.
Makanannya adalah hewan-hewan kecil yang bersembunyi dalam liang tanah.

Furry bertahan hidup dalam kondisi iklim yang sangat fluktuatif.
oleh karena satelit alami, tempat tinggal furry, pada posisi orbit tertentu berada dekat dengan salah satu bintang (pusat tata surya-nya)

kondisi lingkungan hidup yang berpasir gurun, membuat koloni Furry berpindah-pindah tempat dalam mencari sumber kehidupan.













Sealonni webruw
 Webru, mirip dengan sealion ataupun seaelephant yang ada di bumi.
mereka berkoloni dengan jumlah yang besar, satelit alam tempat mereka tinggal, merupakan tempat yang cukup ramah bagi koloni Webru. Ikan-ikan kecil menjadi makanan utama mereka.

tapi tidak jarang bagi mereka, untuk mengkonsumsi rumput laut, ataupun tumbuhan-tumbuhan liar di pantai



Peccaco nemorroa

Cacco, aves cantik ini sungguh beruntung, oleh karena habitat tempat dia tinggal telah mencpai tingkatan yang cukup baik, dalam menunjang kehidupan makhluk di dalamnya

Cacco burung yang indivisualis, dan suka menyendiri.
Dan ketika telah waktunya untuk kawin, mereka akan mencari pasangannya dengan suatu tarian khas Cacco yang sungguh indah.

Cacco tergolong burung yang monogami, artinya satu pasangan untuk selamanya.

siklus kawin Cacco hanya berlangsung sekali dalam setahun (setahun dalam hitungan revolusi, satelit alam habitat Cacco)






Tsunodo firiyata

Nodo atau bisa disebut juga Dodo, tergolong dalam klasifikasi Reptilia berparuh keras. Reptil ini memiliki kekhasan yaitu ekornya yang berselang-seling seperti tikus bumi. Gunanya sebagai alat untuk memancing mangsa Nodo.

Nodo berkoloni dengan kawanan kecil, yang terdiri dari masing-masing 4 betina, dan dipimpin oleh seeokor pejantan.

Ketika Nodo jantan beranjak dewasa, Nodo ini harus membentuk kelompok baru, dan membuat sarang baru sebagai tempat bertelur bagi Nodo-nodo betina.






Gironuss plakis
Ronus, ditemukan tidak sengaja, saat pemerintahan semesta meluncurkan robot ekspedisi kedalam palung laut luas, satelit alam ke-6 (terbesar), dari planet Gunemorus.

Ronus merupakan reptil raksasa purba, yang bertahan hidup ditengah kondisi lingkungan yang berat.

Lingkungan satelit alam yang berair ( 85% perairan, dan 15% daratan), membentuk struktur tubuh Ronus tercipta sebagai perenang yang handal.

Makanan ronus adalah jasad renik, zooplankton, dan tumbuhan-tumbuhan laut.


--->>>oOo<<<---



Beberapa hewan luar bumi yang bisa kita pelajari hari ini...
nantikan penemuan-penemuan selanjutnya...




Thursday, January 31, 2013

Extraterrestrial Animal (Hewan Luar Planet Bumi) - Part II

Ditengah kesibukan dan rutinitas hidupku...
akhirnya aku bisa sedikit bernafas lega, aku mencoba menyelidiki kembali, kehidupan hewan-hewan di luar bumi..


Nah beberapa ini, tergolong hewan-hewan yang sukar untuk ditemui..
langsung saja ya...

mari kita selidiki beberapa hewan luar planet berikut ini:


Turtriol guepalasum
Hewan ini mirip dengan kura-kura bumi,
habitatnya pun juga di tepian aliran sungai, Palasum ini termasuk dalam kategori omnivora, yaitu pemakan segala... namun karena tempat tinggalnya yaitu pada tepian sungai etanol, maka ikan-ikan kecil menjadi santapan kesehariannya.









Mose moseliata
Mose Mose nama untuk hewan yang mirip tikus celurut ini. Dia suka tinggal di liang tanah, yang lembab dan gelap. Sifatnya yang pemalu, dan nokturnal (mencari makan dimalam hari) membuat Mose mose sukar dijumpai... Mose sendiri mempunyai arti "cari" (mencari), menurut penduduk setempat (Suku Borea, Planet Bersabuk Hitam-Ginduku), Mose-mose ini sukar untuk dicari... mengapa dicari, karena si Mose ini merupakan hewan yang biasa dikonsumsi, yang sarat dengan protein.

Namun sayang, di planet tersebut sudah mulai langka untuk dijumpai... aktifitas perburuan, yang tidak diimbangi dengan perkembangbiakan.

Piedudo glimrintalis


Glim, tergolong dalam Sistem Takson Mamalia
Makanan nya berupa dedaunan dan buah-buahan yang jatuh. Habitatnya di pedalaman hutan tropis, perkembangbiakannya cukup meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Glim sukar di dapati, oleh karena kelincahan, cekatan dan hanya mencari makan di malam hari (Noktusnal)

Jika di bumi, Glim mirip dengan hewan Tupai





Tyranozus andropobhid
T-Nozus merupakan reptil raksasa yang lolos dari slekesi alam planet Biru-Frauza. Di planet tersebut tinggal 650 spesies T-Nozus, makanannya adalah daging binatang. Para T-Nozus hidup berkelompok, setiap kelompok diketuai oleh seeokor pejatan.

Pada musim kawin, Para T-Nozus melakukan migrasi ke dataran yang lebih hangat dan kering.

Sebelum musim kawin tiba, T-Nozus hidup di dalam hutan belantara lebat, di lembah Pegunungan.










Murrelia hujonoid

Relia,merupakan bangsa molusca-reptilia (yang adalah makhluk peralihan)
Yang dilengkapi oleh cangkang di punggungnya.
Lehernya dapat dimasukkan kedalam cangkang, untuk pertahanan dari musuh-musuhnya.

Habitatnya adalah di rawa-rawa lembab dan gelap.
Relia termasuk hewan yang sukar untuk bereprosuksi.
Tingkat kegagalan dalam menetaskan telun Relia, sangatlah tinggi.

dalam satu tahun, Relia hanya memiliki satu kali siklus kawin









Gozziillor tetramasculata

Gozzi merupakan momok yang menakutkan bagi makhluk-makhluk lain di planet Wasura.
Penduduk lokal setempat banyak memasang perangkap guna membunuh hewan ini, oleh karena Gozzi membawa teror, yaitu membunuh ternak-ternak penduduk.

Oleh karena meresahkan penduduk, Gozzi di lokalisir oleh pemerintahan semesta. kedalam zona aman di pedalaman benua tak berpenghuni.



--- >> oOo << ---


Inilah beberapa hewan luar bumi, yang jarang menampakkan dirinya..
nantikan kembali hewan-hewan lainnya...

tetap dalam Jhonna Studio



Wednesday, January 2, 2013

Puisi: "Aku dan Dia"



"sumber gbr : fanpop.com"


Aku dan Dia





kebahagiaan sejati, munculnya dari dalam hati...
tidak ternodai oleh kotoran duniawi....

ataupun terkontaminasi, polusi

sungguh suatu sisi diri
bisa kujamah hadirat Illahi
dalam indahnya, salam-sapa-dan teguran insani...

Yaa.... Illahi
ajarkanku selalu mengerti...
makna hidup ini

menyelami arti
keberadaan diri
ditengah alam semesta penyokong hidup-hayati...

akankah, meditasi,
pengendalian diri,
keheningan dalam sunyi
mampu memberikan presepsi??

menyirat tabir misteri
yang sengaja tersembunyi...
menunggu waktu tuk digali..

atau inkarnasi mungkin reinkarnasi...
menjawab suatu yang pasti??

usiaku hanya beberapa senti
tak dapat ditawar lagi..

karena waktu, terlalu cepat berlari...
meninggalkan jejak goresan jemari
menoreh lembar suci

sungguh suatu sisi diri
bisa kujamah hadirat Illahi
dalam indahnya, salam-sapa-dan teguran insani...
Wajah-Nya selalu berseri
tersenyum janji, tertepati

(Salam keseimbangan antar ciptaan)
Yonatha Alfa 2-01-2013

Tuesday, December 4, 2012

Extraterrestrial Animal (Hewan Luar Planet Bumi) - Part I

Kira-kira tidak hanya bumi yang merupakan tempat bagi kehidupan makhluk, namun ada beberapa planet di luar bumi, yang mempunyai daya dukung untuk kehidupan yang ada di dalamnya. Tidak bisa disamakan memang, dengan kehidupan di bumi, luar planet bumi memiliki kekhasan dan karakteristiknya masing-masing, baik itu lapisan atmosfernya, lapisan dan kandungan mineral tanahnya, maupun kandungan mineral di dalam laut, sungai ataupun danau. Meluhat dari persoalan tersebut, adalah makhluk-makhluk yang secara seleksi alam, dapat tinggal, hidup dan beradaptasi dengan alam setempat, berkembang dan meneruskan keturunan dalam proses evolusi alamiah.

Beberapa hewan tersebut dapat dilihat, dibawah ini:

Penampakan Alien bersama anaknya di Prambanan



Kapal induk alien mendekati bumi, setelah berkeliling-keliling menyusuri bumi dengan radar nya.  Koloni Alien dari Galaxy Prolux , Rasi Bintang Behoma, dari planet ke-4 sitem Tata Surya Helos-Grande, menunjuk  suatu daerah di bumi, lebih tepatnya di Benua Asia, Asia Tenggara, di Negara Indonesia, di Daerah Istimewa Jogjakarta. 

dan setelah meneliti object, humanoid cerdas di bumi (manusia), dan mereka menemukan sesuatu yang bernama "fashion". Ibu Alien terlanjur suka dengan baju yang dipakai manusia, begitu pula anak semata wayangnya... dan merekapun menikmati suasana Jogja.

Sebelum sang ayah menurunkan mereka dengan auto flowing mechine dalam kapal induk, sang ayah menyetting headphone dan micophone yang dipasang pada telinga dan mulut ibu dan anak alien. Tujuannya agar mereka berdua dapat berkomunikasi dengan manusia bumi nantinya.

Tujuan ibu dan anak alien kali ini, adalah untuk mengunjungi peninggalan prasejarah di Kabupaten Sleman, yaitu Candi Prambanan. dan tak lupa ibu dan anak alien yang ternyata bernama: Ibu Errea dan putranya Errion, mengunjungi Malioboro, Pasar Bringharjo, dan menyusuri sepanjang jalan tersebut yang menjadi maskot Jogjakarta.

Mohon Perhatian ^^

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Buat Sobat-Jhonna, pembaca setia blog saya:
Terima kasih atas kesetiaannya membaca ataupun membagikan Informasi yang Jhonna sajikan. Alangkah bahagianya, jika Sobat tidak berkeberatan untuk MENCANTUMKAN alamat blog jhonnastudio.blogspot.com, saat sobat meng-copy dan mem-pastenya dan kemudian Sobat MEMBAGIKANNYA pada forum lainnya...

Salam Hangat...
Salam Keseimbangan Antar Ciptaan...
by: JhonnaStudio
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------